WANITA 1
perempuan adalah daun
lelaki adalah angin yg datang tiba-tiba meniup rindu
menghembus rasa membuai daun hingga kadang daun menjadi hijau segar
namun ketika angin berlalu hilang begitu saja di putaran waktu daun itu menguning
sebelum sang waktu menjemputnya karena terjatuh di tanah inginku biarlah daun itu gugur karena kehendak Sang Alam bukan karena tiupan kencang sang angin kembara atau bukan karena tangkainya menjadi lemah ketika tahu angin telah pergi menghilang
tanpa bekas meninggalkannya layu membiarkannya kering terjatuh terkubur debu bumi itulah perempuan tempatnya mencari kesejukan dan dipaksa dikeringkan yang sering tak terpikirkan dilupakan akan kekuatannya buat abadikan cintanya..
lelaki adalah angin yg datang tiba-tiba meniup rindu
menghembus rasa membuai daun hingga kadang daun menjadi hijau segar
namun ketika angin berlalu hilang begitu saja di putaran waktu daun itu menguning
sebelum sang waktu menjemputnya karena terjatuh di tanah inginku biarlah daun itu gugur karena kehendak Sang Alam bukan karena tiupan kencang sang angin kembara atau bukan karena tangkainya menjadi lemah ketika tahu angin telah pergi menghilang
tanpa bekas meninggalkannya layu membiarkannya kering terjatuh terkubur debu bumi itulah perempuan tempatnya mencari kesejukan dan dipaksa dikeringkan yang sering tak terpikirkan dilupakan akan kekuatannya buat abadikan cintanya..
MENGAPA BEGINI JADINYA..??
seringkali aku tertanya mengapa sampai begini jadinya
hidupku seperti dibayangi olehmu tiap ketika
bayangmu menjelma kekadang aku tertanya lagi apakah ini cinta sejati
tidak pernah ku merasai kini ku hanya menikmati
persoalan demi persoalan menjelma namun tidak semua kuharapkan jawapan
kerana ku sentiasa percaya terdapat jawapan tidak dapat dijelaskan
semua itu bukan penghalang sekadar asam garam kehidupan
menambah sekelumit pengalaman buat bekalan masa hadapan
dirimu menjadi penghibur diriku walau terkadang hambar diri ini
menanti sesuatu yang tidak pasti
hanya Ilahi maha mengetahui
tiada kata tiada bermadah
sekadar menyata apa dirasa
begitu kiranya hidup di dunia menjadi titian hidupan akhirat…
seringkali aku tertanya mengapa sampai begini jadinya
hidupku seperti dibayangi olehmu tiap ketika
bayangmu menjelma kekadang aku tertanya lagi apakah ini cinta sejati
tidak pernah ku merasai kini ku hanya menikmati
persoalan demi persoalan menjelma namun tidak semua kuharapkan jawapan
kerana ku sentiasa percaya terdapat jawapan tidak dapat dijelaskan
semua itu bukan penghalang sekadar asam garam kehidupan
menambah sekelumit pengalaman buat bekalan masa hadapan
dirimu menjadi penghibur diriku walau terkadang hambar diri ini
menanti sesuatu yang tidak pasti
hanya Ilahi maha mengetahui
tiada kata tiada bermadah
sekadar menyata apa dirasa
begitu kiranya hidup di dunia menjadi titian hidupan akhirat…
seringkali aku tertanya mengapa sampai begini jadinya
PENTAS KEHIDUPAN....
Pentas bicara menyusur sepi
disebalik catatan tercalit ranjau kehidupan
rintihan hati penuh siksaan
bisa menghiris luka yang kian dalam.
kebaikan yang kusemaikan
dibalas cerca umpatan
keikhlasan yang kuhamparkan
umpama bersiram di dasar lautan
penghormatan yang kuabadikan
bagai mengundang dosa berzaman.
salahkah impian yang kuangankan?
berdosakah aku menabur harga kasih sayang?
kejikah aku menyatakan kebenaran?
mengapa hinaan kata jua yang dilemparkan!?
tangisan kehampaan memohon keadilan
agar jiwa mengecap ketenangan
demi mengakhiri catatan ranjau kehidupan.
adakah seorang insan yang mengerti.. apakah arti kehidupan ini…
pernah kucari arti cinta sejati namun yang kutemui hanyalah mimpi.. suatu mimpi kosong yang tak bertepi apakah salah hati ini ingin memiliki sebuah cinta sejati.. apakah arti sebuah persahabatan sejati apakah itu juga sebuah mimpi..? jika benar, apalah arti semua ini.. sudah banyak hari kujalani tanpa suatu tujuan yang pasti… semua seakan hanyalah ilusi.. ilusi yang tiada memiliki arti namun akhirnya satu hal kusadarihanya Tuhan yang sungguh mengerti, tentang semua arti kehidupan ini.. kekosongan hati ini tidak lagi diisi dengan benci.. tak ada yang lebih murni dari kesucian cinta Ilahi saat daun-daun berguguran jiwaku tersentuh mengenangkan tiap yang diciptakan ada pengakhiran tiap yang hidup pasti merasai mati… daun yang hari ini kelihatan hijau belum pasti besok ia akan subur lagi mungkin gugur diterbangkan angin lalu dibawa pergi aku yang hidup pada hari ini belum tentu akan terus menghirup udara pagi esok atau aku mungkin berpindah dari dunia ini… tapi aku pun tidak pasti di manakah penghujung sebuah perjalanan ini soalnya, bila perjalanan ini harus terhenti di sini, sudahkah bekalan aku mencukupi? aku terfikir sendiri… sebuah penghujung yang menandakan sebuah permulaan.
~PENGANTIN DI ALAM BARZAKH~
Pengantin...
untuk semua...
Pada suatu masa yang ditetapkan...
Kita pasti dirisik..
Pertunangan sejak azali..
Di hujung hidup nanti..
Berlangsungnya perkahwinanmu dengan maut..
Hantarannya..sakit dan nazak..
Tamu bertandang menghadiahkan esak tangis..
Pengantin dimandikan..
Dipakaikan baju cantik putih..
Wangian gaharu dan cendana..
Keranda jadi pelaminan..
Pengantin bersanding sendirian..
Di arak keliling kampung..
Berkompangkan azan dan kalimah kudus..
Akad nikahnya bacaan talkin..
Berwalikan liang lahat..
Saksi pula nisan-nisan..
Siraman air mawar..
Keluarga terdekat menepung tawar..
Tiba masa pengantin..
Menunggu sendirian..
Malam pertama bersama KEKASIH..
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan Dia menuntut janji..
Sucikah kita tatkala berpadu..
Pernahkah taubat sepanjang hayat..
Atau terkubur bersama dosa-dosa...
Dan Dia Kekasih itu..
Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..
untuk semua...
Pada suatu masa yang ditetapkan...
Kita pasti dirisik..
Pertunangan sejak azali..
Di hujung hidup nanti..
Berlangsungnya perkahwinanmu dengan maut..
Hantarannya..sakit dan nazak..
Tamu bertandang menghadiahkan esak tangis..
Pengantin dimandikan..
Dipakaikan baju cantik putih..
Wangian gaharu dan cendana..
Keranda jadi pelaminan..
Pengantin bersanding sendirian..
Di arak keliling kampung..
Berkompangkan azan dan kalimah kudus..
Akad nikahnya bacaan talkin..
Berwalikan liang lahat..
Saksi pula nisan-nisan..
Siraman air mawar..
Keluarga terdekat menepung tawar..
Tiba masa pengantin..
Menunggu sendirian..
Malam pertama bersama KEKASIH..
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan Dia menuntut janji..
Sucikah kita tatkala berpadu..
Pernahkah taubat sepanjang hayat..
Atau terkubur bersama dosa-dosa...
Dan Dia Kekasih itu..
Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..
CINTA YANG HAKIKI
Semakin aku menjauh dari-Mu
Semakin hati merasa kosong
Jauh daripada kedamaian
Walaupun ku ada semuanya
Namun terasa tiada apa-apa ...
Hati seolah terpenjara
Tak mampu merasa bahagia
Aku benci apa yang kurasakan
Aku ingin mendekati-Mu
Namun hati merasa malu
Setelah hakmu kuabaikan
Setelah anugerahmu kudustakan
Setelah hariku berlalu penuh dosa
Lalu kupergi jauh, lebih jauh
Tak bisa kureguk cinta-Mu
Namun hati semakin kosong
Semakin merindu sesuatu
Semakin jauh kupergi dari-Mu
Semakin parah gelora jiwaku
Tak bisa kukecap tenang
Sekalipun di hujung dunia
Kerana aku tak bisa lari dari-Mu
Aku bertekad bulat Mendekati-Mu seikhlas hati
Biar apa terjadi di pertengahan
Aku tak akan berpatah jalan
Aku benci kehidupan tanpa-Mu
Sesalanku tak henti memburu
Menyekat rasa tenang jiwaku
Aku gagahkan kaki berdiri
Di balik tirai malam-Mu
Mengharap kasih dan cinta
Mengadu pedih dan derita jiwa
Tak tertanggung lagi olehku
Tak mampu lagi kulari dari-Mu
Aku memang memerlukan-Mu
Aku tak bisa hidup tanpa-Mu
Ketika itu, derai air mata kuseka
Aku begitu terharu tak terkata
Dengan cinta-Mu kurasa bahagia
Andai kutahu begini nikmatnya
Takkan kulari dari-Mu
Pasti kutagih cinta-Mu Sejak dulu…
Ya Allah, Tetapkanlah Perjalanan Hidup Hamba-Mu Ini....
Tulus Dari Izham Fahmi@ Pokmie...





No comments:
Post a Comment