Aku Memohon Kepada-Mu

“Wahai pemilik cinta yang hakiki, pandulah kami..bimbinglah kami. Jangan biarkan kami sendiri melayari kehidupan ini. Biarlah kesakitan yang ENGKAU berikan sebagai kaffarah dosa dan silap kami. Sakit yang nampak di mata, jua sakit yang menyelinap ke dalam jiwa. Bantulah kami untuk mensucikan ruh dan hati. Izinkan kami menyintai dengan Cinta dan Kasih yang suci dari-Mu..sesungguhnya cinta, kasih dan sayang kami hanya kerana-Mu, Ya Rabbi.”
Ameen..ameen.

4 April 2011

BIDADARI ITU ADA DI DUNIA......



Wahai Muslimah ku tahukah dikau….

Bidadari itu jelitawan yang sangat mekar,
Riasnya indah lagi memukau,
Lentuknya tertib lembut gemalai,
Nur kasihnya terang cemerlang terpancar,
Serba sempurna akhlak gemilang.

Wahai Muslimah ku tahukah dikau…

Sesungguhnya bidadari itu mempunyai Ratu,
Yang sangat sempurna dari yang sempurna,
Yang sangat dicemburui oleh sekaliannya,
Yang menjadi peneman paling utama,
Yang sangat memukau melebihi segalanya.

Wahai Muslimah ku tahukah dikau…

Ratu bidadari pada dunia fana ini,
Isteri solehah gelaran di beri,
Tiada tertanding akhlak dan pekerti,
Tiada terbilang kesetiaan dan ketaatan diberi,
Tiada ternilai budi dan pengorbanan pada Allah dan suami,
Itulah Ratu bidadari di alam syurgawi.

Wahai Muslimah ku tahukah dikau…

aku mengidam bertemu dengannya,
Hanya mengharap pada Ilahi,
Agar niat, amalan dan ikhlas ku di perhalusi,
Dalam merafakkan kesyukuran kepadaNya,
Agar syurga menjadi imbalannya,
Supaya hajatku menjadi terlaksana.

Wahai Muslimah ku tahukah dikau..

Sesungguhnya Ratu bidadari menjadi idamanku,
Bukan sahaja membawaku ke syurga Allah,
Malah menjadi Ratu penemanku di alam sana,
Dan menjadi harapan dan doaku selama ini ……
Agar Ratu bidadari itu adalah kamu….……

InsyaAllah….

BIDADARIKU....


Pagi cerah.. 
Sejuk terasa di dada.. 
Duduk ku memandang..
Rumput hijau dihadapan.. 
Terasa bahagia setiap pagi.. 
Mengharap pertemuan kekasih hati.. 

 
Sayang.. 
Ku ingin jumpa dengan mu saat ini.. 
Ku amat merindukan mu sayang 
Ku rindu senyum manis mu, 
Ku rindu lirik matamu, 
Ku rindu hidung mancung mu, 
Ku rindu lembut bibir mu.. 
Ku rindu lentik jarimu untuk ku cium.. 
Ku rindu hitam rambut mu utk ku belai.. 
Sayang..  
Walau hatimu tak selalu untukku.. 
Aku akan tetap menyayangimu.. 
Aku akan tetap menjagamu.. 
Hatiku kan selalu memanggil namamu.. 
Percayalah sayang .. 
Hatiku kini milikmu.. 
Kan selalu kunanti hadirmu disisiku.. 
Selalu kunanti..bersama embun embun rindu…
Kutulis sebait lagu tentang kerinduan 
Terpendam dibatas jarak yang memisahkan 
Jujur ingin aku bertemu 
Mencoba lukiskan bayang 
Selintas wajah gadis yang kurindukan 
Di awan kugureskan bayangan dan bisikkan 
Tetap setia padaku 
Betapa bererti 
Sesaat pertemuan kita 
Ubati rindu sekian waktu lamanya 
Hanya hati 
Setia pada cinta dijiwa
Kan membawa ini jadi selamanya
 
hati ini merasa kehilangan akan wajah kepribadian yang begitu lembut yang menemani dalam kesendirian yang menghangatkan dikala hati membeku hari-hari dalam bersamaan mungkinkah hanya tinggal kenangan belaka canda tawa bersamamu kini hanya penantian tutur sapa dengan dirimu kini hanyalah impian semata jauh tatapan untuk bertemu jauh kata untuk menyapa walau jarak membentang menghalangi namun hati menanti hadirnya dirimu
Bintang malam ........ katakan padanya aku ingin melukis sinarmu di hatinya.......... Embun pagi....... katakan padanya biar kudekap erat waktu dingin membelenggunya taukah engkau..... Wahai langit aku ingin bertemu membelai wajahnya..  Akan kupasang hiasan angkasa yang terindah hanya untuk dirinya puisi rindu ini kuciptakan hanya untuk bidadariku tercinta walau hanya agak sederhana izinkan kuungkap segenap rasa dan kerinduanku..

LONESOME!!



Kerana cinta aku terluka.... 
Menitis air mata karna cinta itu datang dari hatiku yang tulus ikhlas 

Tapi apakan daya, hatimu telah berubah Walau apa pun yang terjadi,  

Api sayang, kasih, cinta aku terhadapmu akan sentiasa menyala dihati ini dan ia tidak akan pernah padam.  

Aku akan menunggumu selama mana yang kau perlu biarpun beribu tahun,

Aku akan menantimu seperti mana kau pernah menantiku dahulu, 

Aku akan menjaga cinta ini biarpun ada yang cuba merampasnya, 

Aku akan pertahankan dirimu biarpun ada yang menjauhkan dirimu dari diriku, 

Kerana Aku terlanjur mencintai Dirimu Dan ku tahu kita diciptakan bersama. 

Aku berharap kitakan bertemu Dipintu Syurga. 

Terima kasih kerana membuat diriku mencintai


Dan aku pun tak pernah sedetik pun mengingikan kau pergi dari hatiku...  
Tapi ternyata kesetiaaku tak mampu..membuat dirimu tetap disini duduk bersamaku... 

Mengisi ruang hatiku..
Meski ku masih sayang dan cinta.. kasihmu juga masih tetap ada dihatiku, tapi dirimu sekarang telah berubah hingga sampai ku tak mengenalimu lagi...  Biarlah kasihmu kan ku simpan didalam gudang hatiku,dan takan pernah ku buka kecuali bila dirimu memang inginkan lagi duduk disini..   Entah kan berapa lama kau pergi tinggalkan ruang kosong dalam hatiku, ataukah memang ku harus mengisinya dengan yang lain, meski aku sendiri tidak menginginkan gantian...  Kehangatan suaramu yg indah dulu kini kurasa dingin, sedingin hatiku yg mulai beku di sapa pantulan dinginya yg telah kau ciptakan... Sebenarnya aku sudah berusaha untuk bersabar, tapi ternyata bersabar itu agak sulit bagi diriku ,meski kata orang bersabar itu indah..   Maafkan aku ya, bila aku diam bukan bererti ku marah, tapi ku hanya ingin hening sesaat, agar ku dapat menata hatiku kembali seperti dulu...  Biarlah semua yg pernah ada aku lukis sebagai bait kenangan kehidupanku, meski aku tak pernah mengkuburnya,karna rasa sayang itu indah...  
Dan hapuslah semua cerita tentangku, namaku di hatimu dan semua ceritaku yg pernah ada agar aku lebih tenang tanpa hadirmu..  

 
Pergilah kasih bila pilihanmu itu dapat membuatmu bahagia lebih dari ketika kau bersamaku.... 
Aku sudah rela, karna aku pun tak mahu menjadi seorang yg EGO.  

Tak usahlah kau kembali padaku atau bertitip salam jika itu hanya sesuatu kebimbangan, karna salammu hanya akan membuat ku sedih dan berduka.... 
Aku telah berhenti berharap padamu, kerana adanya dirimu sekarang bukanlah yg pernah aku kenali dulu...kini orang lain..  Biarlah memang aku takan bersedih lagi... Mudah-mudahan aku sanggup menjadi seorang yg sangat sabar, karna bagaimanapun bersabar itu indah....



Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak: ada CINTA, KEKAYAAN,KECANTIKAN, KESEDIHAN, KEGEMBIRAAN dan sebagainya. Awalnya mereka hidup berdampingan dengan baik dan saling melengkapi. Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik semakin tinggi dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. CINTA sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencuba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki CINTA. Tak lama CINTA melihat KEKAYAAN sedang mengayuh perahu.
 
"KEKAYAAN! KEKAYAAN! Tolong aku!" teriak CINTA. 
Lalu apa jawab KEKAYAAN, "Aduh! Maaf,CINTA!" kata KEKAYAAN. "Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu i! ni tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini." Lalu KEKAYAAN cepat-cepat mengayuh perahunya pergi meninggalkan CINTA tenggelam. CINTA sedih sekali, namun kemudian dilihatnya KEGEMBIRAAN lewat dengan perahunya. 
 
"KEGEMBIRAAN! Tolong aku!", teriak CINTA. Namun apa yang terjadi, KEGEMBIRAAN terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tuli tak mendengar teriakan CINTA. Air makin tinggi membasahi CINTA sampai ke pinggang dan CINTA semakin panik. Tak lama lewatlah KECANTIKAN. "KECANTIKAN! Bawalah aku bersamamu!", teriak CINTA. Lalu apa jawab KECANTIKAN, "Wah, CINTA, kamu basah dan kotor.Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut KECANTIKAN. CINTA sedih sekali mendengarnya. CINTA mulai menangis terisak-isak. Apa kesalahanku, mengapa semua orang melupakan aku. Saat itu lewatlah KESEDIHAN. Lalu CINTA memelas, "Oh, KESEDIHAN, bawalah aku bersamamu", kata CIN! TA. Lalu apa kata KESEDIHAN, "Maaf, CINTA. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja... ", kata KESEDIHAN sambil terus mengayuh perahunya. CINTA putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. CINTA terus berharap kalau dirinya dapat diselamatlkan. Lalu ia berdoa kepada Tuhannya, oh tuhan tolonglah aku, apa jadinya dunia tanpa aku, tanpa CINTA? Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara,
 
"CINTA! Mari cepat naik ke perahuku!" CINTA menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua reyot berjanggut putih panjang sedang mengayuh perahunya. Lalu Cepat-cepat CINTA naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya. Kemudian di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan CINTA dan segera pergi lagi. Pada saat itu barulah CINTA sadar, bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang baik hati menyelamatkannya itu. CINTA segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu."Oh, orang tua tadi? Dia adalah "WAKTU", kata orang itu. Lalu CINTA bertanya "Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku", tanya CINTA heran. 
"Sebab", kata orang itu, "hanya WAKTU lah yang tahu berapa nilainya harga sebuah CINTA itu... ...

SABAR ITU INDAH




Bersabarlah… 
Sepahit apapun getir kehidupan yang kau rasa 
Sesakit apapun luka yang kau derita 
Sesusah apapun jalan yang kau telusuri 
kuatlah, seperti karang di lautan yang tak tergoyahkan riak gelombang 
Sayang, bersabarlah… 
Aku disini, disampingmu kan menghapus air matamu
Aku disini, menemanimu mengusir sepimu 
Aku disini, senantiasa menjaga bintang-bintangmu 
Aku disini, selalu menjadi dermaga jiwamu 
Sayang, bersabarlah… 
Perpisahan ini bukanlah akhir dari segalanya 
Tapi awal perjalanan sayang untuk merangkai cerita baru 
Kesedihan bukanlah gembukan tanah yang akan mengubur hatimu 
Tapi perkasa langit yang akan menjunjung hatimu